PRE MARITAL WANITA

Pernikahan adalah suatu momen yang sakral, sangat penting dalam hidup kita. Suatu momen yang menandai dimulainya babak baru kehidupan berumahtangga. Segala persiapan dilakukan agar babak baru ini menjadi awal hidup berumahtangga yang bahagia, ever after.

Salah satu persiapan adalah pemeriksaan /check up pre marital. Check up ini dilakukan baik pasangan wanita maupun pria. Dengan diketahuinya kesehatan ataupun gangguan yang ada, maka diharapkan segala persiapan dapat dilakukan, mencegah gangguan kesehatan yang dapat timbul, mengobati penyakit yang ada sedini mungkin, bahkan mempersiapkan kemungkinan yang dapat terjadi akibat kondisi tubuh mempelai.

Paket Pre Marital Wanita adalah paket pemeriksaan laboratorium yang dibutuhkan bagi setiap wanita menjelang hari pernikahannya. Idealnya pemeriksaan dilakukan minimal 3 bulan sebelum menikah, agar bila terdapat kelainan, dapat segera dilakukan pengobatan atau tindakan pencegahan hal-hal yang lebih buruk.

Tujuan dilakukannya pemeriksaan Paket Pre Marital pada wanita ini adalah :

  1. Mengetahui adanya kelainan darah yang dapat diturunkan (Misalnya Thallasemia).
  2. Mengetahui adanya kelainan metabolik seperti Diabetes Mellitus (kencing manis), dislipidemi, atau hiperurisemia yang dapat berpotensi meningkatkan risiko terjadinya penyakit jantung koroner, stroke atau kelainan pembuluh darah lainnya.
  3. Mengetahui adanya infeksi hepatitis B, Hepatitis C, atau HIV yang dapat ditularkan kepada pasangannya.
  4. Mengetahui adanya kekebalan terhadap infeksi virus Hepatitis B untuk kepentingan pemberian vaksin Hepatitis B.
  5. Mengetahui adanya infeksi TORCH (Toxoplasma, Citomegalovirus, Herpes Simplex) yang dapat mempengaruhi kehamilan dan proses persalinan.
  6. Mengetahui adanya kekebalan terhadap infeksi virus Rubella (gabag Jerman) untuk kepentingan pemberian vaksinasi anti Rubella sebelum menikah. Infeksi Rubella pada saat kehamilan sangat berbahaya bagi janin yang dikandung.
  7. Mendeteksi dini adanya kelainan hormon tiroid yang dapat mempengaruhi kehamilan dan bayi yang dikandung.

Siapkan pernikahan menjadi momen sakral yang paling bahagia.

Salam sehat….

PEMERIKSAAN LABORATORIUM DEMAM BERDARAH DENGUE

Musim nyamuk tiba. Sejalan dengan itu, maka  penyakit demam berdarah (dengue fever) mulai bermunculan. Gejala demam  Dengue seringkali hanya berupa demam, badan sakit semua, lesu, sakit kepala, dan sedikit mual. Ketika bertambah parah dan masuk ke dalam tahap ‘berdarah”, maka mulailah muncul gejala perdarahan, seperti bintik-bintik perdarahan di kulit, mimisan, gusi berdarah, bahkan perdarahan dari organ yang lain. Gejala ini tidak khas dan sangat bervariasi setiap individu. Diagnosa demam Dengue ditegakkan dengan pemeriksaan laboratorium.

Pemeriksaan laboratorium yang mana? Kita harus jeli memperkirakan mulai sakitnya untuk menentukan jenis pemeriksaan laboratorium. Ketika dirasa badan mulai demam atau terasa tidak nyaman, itu sudah terhitung hari pertama. Nah, pada hari ke berapa kita mau periksa laboratorium dan jenis pemeriksaannya apa?

  • Demam hari -1 hingga hari ke-3 , pemeriksaan laboratorium yang dipilih adalah Darah lengkap, LED, dan NS-1.
  • Demam hari ke-4, pemeriksaan laboratorium yang dipilih adalah Darah lengkap, LED, dan IgA anti Dengue.
  • Demam hari ke-5 hingga hari ke-7, pemeriksaan laboratorium yang dipilih adalah darah lengkap, LED, dan IgM/IgG Anti Dengue.

Interpretasi hasil pemeriksaan laboratorium:

  • Yang perlu kita perhatikan adalah Hb dan PCV (hematokrit). Kondisi dengan peningkatan Hb dan peningkatan PCV perlu diwaspadai jatuhnya dalam keadaan shock.
  • Jumlah trombosit. Jumlah normal trombosit : 150.000 – 450.000 / mm3. Risiko perdarahan terjadi bila jumlah trombosit kurang dari 50.000/mm3.
  • NS-1 positif  pada demam hari pertama hingga ketiga, menandakan adanya infeksi virus Dengue. NS-1 hanya akan positif pada penderita demam Dengue di demam hari pertama hingga ketiga. Setelah itu akan menghilang, meskipun proses sakit berjalan terus.
  • Anti Dengue IgA pada penderita demam Dengue akan positif di demam hari pertama hingga hari ke -14.
  • Anti Dengue IgM/IgG positif baru muncul pada penderita demam Dengue di demam  hari ke – 5.
    • Bila hasil IgM positif dan IgG positif, berarti demam Dengue saat ini bukan yang pertama.
    • Bila hasil IgM positif, tetapi IgG negatif, berarti demam Dengue saat ini adalah yang pertama kali.
    • Bila hasil IgM negatif, tetapi IgG positif, berarti pernah mengalami  demam dengue.
    • Bila hasil IgM negatif, dan IgG negatif, berarti bukan demam Dengue.
    • IgM positif akan bertahan hingga 3 – 5 bulan dan IgG positif akan bertahan hingga lebih dari setahun. Dengan demikian pemeriksaan anti Dengue IgM/IgG  tidak dapat digunakan untuk menilai kesembuhan.

Kita bisa memutuskan akan periksa pemeriksaan laboratorium yang mana, disesuaikan dengan hari ke berapa demam.

SARAPAN BENER YUK

Seringkali kita salah kaprah dengan program diet atau mana yang benar dengan pola makan. Kali ini,  Lab Rampal akan mengulas tentang sarapan ya.

Pagi hari saat kita bangun tidur adalah waktu basal kita,  yaitu saat kondisi basal tubuh kita, kondisi di mana tubuh kita dalam kondisi yang sebenarnya, belum dipengaruhi makanan dan aktivitas harian. Maka,  pemeriksaan laboratorium memang sebaiknya dilakukan pagi hari. Pada saat kita bangun,  dimulailah proses pembuangan kita.  Dengan proses ini,  maka sebaiknya yang kita lakukan awal kita bangun adalah minum segelas air putih. Air ini akan menjadi penggelontor sistem pencernaan kita. Tapi,  jangan terlalu banyak,  karena dengan minum air banyak-banyak saat bangun tidur,  akan meningkatkan tekanan bola mata kita. Pada penderita retinopati yang pada umumnya tidak disadari gejalanya,  kondisi peningkatan tekanan bola mata atau bahkan terjadi glaukoma,  akan membahayakan kesehatan retina kita. Setelah minum segelas air,  jangan makan atau minum apa-apa dulu,  agar pembersihan berjalan sempurna. Kita bisa melakukan aktivitas rutin seperti mandi,  olahraga, berkebun,  atau pekerjaan domestik lainnya.

Setelah kurang lebih 1 jam, dan air yang kita minum sudah keluar dalam bentuk kencing (pada kondisi ginjal normal), barulah kita sarapan. Nah,  menu sarapan yang benar adalah bila disesuaikan dengan rencana aktivitas kita hari itu. Jangan lupa selalu mulailah dengan mengkonsumsi buah segar terlebih dahulu untuk mempersiapkan enzim-enzim pencernaan kita.

Menu utama sarapan untuk pekerja kantoran dan pelajar tentu akan sangat berbeda dengan menu atlet atau tukang bangunan. Bila aktivitas harian kita cenderung duduk dengan aktivitas fisik terbatas,  kita harus makan banyak serat tinggi,  seperti buah dan sayuran, misalnya pecel dengan sedikit lontong, urap-urap dengan sedikit nasi jagung, atau salad sayur atau buah,  ditambah yoghurt atau susu rendah lemak. Minuman yang dianjurkan adalah jus buah atau “infused water” (irisan apel, atau timun,  atau lemon yang direndam semalam dalam air putih dingin).  Tetapi bila aktivitas harian kita banyak menggunakan otot atau aktivitas fisik berat,  maka kita siapkan dengan makan tinggi kalori,  misalnya nasi goreng,  nasi soto,  nasi rawon,  mie ayam,  nasi gulai, dan sebagainya. Minuman yang dianjurkan adalah minuman hangat manis,  seperti teh hangat,  kopi hangat atau susu hangat. Bila pemilihan menu tersebut terbalik,  maka akan mengganggu ativitas kita.  Misalnya pekerja kantoran atau pelajar makan nasi goreng sebagai menu sarapan, maka dapat dipastikan sekitar 3 jam kemudian,  kantuk akan menyerang, dan badan terasa malas bergerak. Sebaliknya,  bila seorang pelajar hari itu menghadapi pertandingan olah raga atau tukang bangunan memilih menu pecel dengan sedikit nasi,  maka badan akan terasa kurang bertenaga dan cepat lelah serta cepat merasa lapar.

Jangan lupa,  mengkonsumsi makanan/minuman dingin akan mempercepat timbulnya rasa lapar, sedangkan makan/minum panas akan memperlama rasa kenyang.

Itu sedikit tips sarapan yang akan sangat membantu aktivitas harian kita sekaligus menjalankan program  diet yang aman.

Salam sehat.

SELAMAT IDUL FITRI 1439 H

Lab Rampal mengucapkan “Selamat Hari Raya Idul Fitri 1439 H,  mohon maaf lahir dan batin. Semoga di hari yang fitri ini,  hati kita menjadi bersih dalam menyongsong tahun yang berkah.” 

TIPS MAKAN SEHAT SELAMA LEBARAN

Lebaran sudah dekat. Hari kemenangan hampir tiba. Telah sebulan kita berpuasa, mendekatkan diri kepada hadiratNya, bersujud, bersyukur, tirakat, matiraga, mengekang keinginan duniawi. Bahagia sekali rasanya, banyak rencana telah disusun: Tarawih terakhir, malam Takbiran, Sholat Ied, lalu sungkem pada orang tua, bersilaturahmi kepada sanak saudara, lalu liburan bersama keluarga.
Tapi…. ada bahaya yang mengintai…. makan tidak teratur, berlebihan, menjadi kesenangan yang berbahaya bagi kesehatan kita bila kita tidak waspada. Diare, gangguan pencernaan, gangguan tenggorokan, flu, dan juga yang sering tidak kita sadari adalah meningkatnya kadar gula darah, kolesterol total, Kolesterol LDL, dan Trigliserida, serta kadar Asam Urat. Lalu apa yang harus kita lakukan supaya kita tetap sehat? Berikut beberapa tips yang Lab Rampal bisa bagikan :

Saat berkunjung ke sanak saudara dan handai taulan, pasti kita disuguhi bermacam-macam makanan maupun minuman yang menggoda selera. Kita tidak boleh lapar mata. Apalagi menggunakan rumus aji mumpung. Tetapi menolak suguhan tuan rumah akan menjadi perbuatan yang kurang sopan. Maka kita harus bijak memilih apa yang kita santap. Ingat, hari itu kita tidak hanya datang ke satu rumah saja, sehingga tawaran makan dan minum pasti berkali-kali.
1. Pilih minuman air mineral saja. (Biarpun tersedia macam-macam minuman, sirup, dan sebagainya yang menggoda tenggorokan yang mulai kering).
2. Pilihlah buah-buahan saja (pisang atau jeruk atau salak,  dll).  Ambil dan makan 1 buah saja.  Bila adanya makanan ringan, pilihlah camilan yang tidak terlalu manis atau gurih karena digoreng (Padahal hampir sebagian besar makanan yang tersedia manis dan berbahan tepung, margarin, atau gorengan). Pilihan jatuhkan pada kacang rebus atau kacang oven. Atau kalau kita memilih kue kering (biskuit atau cookies), crakcers, kerupuk, atau keripik, ambil 1 atau 2 buah saja, tidak lebih.

3. Bila kita menghormati tuan rumah dengan menuruti ajakan makan besar, maka usahakan tidak mengkonsumsi karbohidrat (lontong, ketupat, nasi, atau mie). Pilihlah sayur-sayuran dan ikan saja. Bila bersantan, usahakan tidak mengambil kuahnya.
4. Usahakan tidak mengkonsumsi makanan yang pedas dan minuman yang asam.
5. Yang tidak boleh dilupakan adalah tetap beraktivitas fisik. Misalnya berkunjung ke tetangga atau sanak saudara handai taulan yang rumahnya bisa dijangkau dengan jalan kaki, kita pilih untuk berjalan kaki saja. Bila memungkinkan, lakukan olah raga di sore hari. Pada saat liburan bersama keluarga, selalu bawalah sepatu olah raga atau baju renang agar kita selalu bersemangat untuk beraktivitas, jalan kaki, jogging, atau berenang.

Memang, tips di atas terbayangkan sangat tidak enak. “Masa, acara setahun sekali banyak larangannya…” Tetapi pola pikir kita yang harus diubah sedikit…. “Masa, acara setahun sekali tidak bisa kita lalui dengan bugar dan sehat?”
Nah,… kita semua berharap Lebaran kali ini, 1 Syawal 1439 H, menjadi Lebaran tersehat yang pernah kita lalui.

“SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI, MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN”

MINUM OBAT BOLEH DENGAN AIR DEGAN

Seringkali orang berpendapat minum obat tidak boleh dengan air degan (kelapa muda), karena takut air degannya menetralisir obat. Pendapat itu sepenuhnya keliru.

Air degan (juga dengan degannya), sangat baik untuk banyak kondisi. Selain rendah kalori, bebas lemak dan kolesterol, juga kaya akan elektrolit terutama Kalium,  bahkan kandungan Kalium nya lebih tinggi dari 4 buah pisang. Air degan juga merupakan cairan “super hidrasi” yang dapat mengembalikan keadaan kekurangan cairan dengan baik.

Secara natural, air degan terasa manis, sedikit gurih, karena mengandung gula (karbohidrat) yang mudah dicerna dan elektrolit. Jangan dibandingkan dengan santan atau minyak kelapa, karena air degan yang berupa cairan bening itu merupakan isi dari buah kelapa, terutama kelapa muda, bahkan degan ijo (degan hijau) sangat baik sekali. Sedangkan santan berasal dari perasan air daging kelapa tua, dan minyak kelapa berasal dari daging kelapa tua tersebut.

Air degan dapat menggantikan kehilangan cairan akibat beberapa kondisi seperti keringat berlebihan (yang terjadi pada penderita demam), diare, muntah, jauh lebih baik daripada minuman untuk olahraga atau minuman kemasan lainnya. Air degan dapat mengurangi rasa mual, perut sebah, dan rasa tidak enak pada perut, terutama bila dikonsumsi dengan menambahkan es batu atau dikonsumsi dalam keadaan dingin.

Air degan harus hati-hati sekali diberikan pada penderita gangguan ginjal, baik akut maupun kronis, juga pada beberapa kelainan jantung, karena kandungan Kalium nya yang tinggi.

Minum obat bersama dengan air degan sangat baik sekali. Tidak ada kandungan dalam air degan yang dapat menetralisir efek obat. Air degan bersifat basa. Oleh karena itu seringkali digunakan untuk menetralisir racun (bukan obat) yang bersifat asam. Air degan juga mengandung suatu zat yang masih diteliti sebagai anti virus. Berbeda dengan minuman lain seperti teh atau kopi yang sering menimbulkan perdebatan, apakah boleh atau tidak diminum bersama dengan obat. Teh tidak boleh diminum bersamaan dengan vitamin yang mengandung zat besi. Tanine di dalam teh akan menghambat penyerapan zat besi. Oleh karena itu teh juga tidak baik digunakan sebagai minuman setelah makan. Untuk menambah penyerapan zat besi, sangat baik makanan atau vitamin yang mengandung zat besi dikonsumsi bersama dengan minuman yang mengandung vitamin C, seperti air / jus jeruk atau tomat atau strawberry. Sedangkan kopi, tidak boleh dikonsumsi bersamaan dengan obat flu, obat asma, dan beberapa obat hipertensi, karena akan meningkatkan efek “takikardi” (denyut nadi atau detak jantung yang lebih cepat).

Jadi, minum obat dengan air degan, sungguh aman dan sangat dianjurkan.

Kandungan Gizi
Kalori (kcal) 18
Jumlah lemak 0,2 g
Lemak jenuh 0,2 g
Lemak tak jenuh 0 g
Kolesterol 0 g
Natrium 105 mg
Kalium 250 mg
Jumlah Karbohidrat 3,7 g
Serat pangan 1,1 g
Gula 2,6 g
Protein 0,7 g
Vitamin A 0 IU Vitamin C 2,4 mg
Kalsium 24 mg Zat besi 0,3 mg
Vitamin D 0 IU Vitamin B6 0 mg
Vitamin B12 0 µg Magnesium 25 mg

KAPAN PEMERIKSAAN GULA DILAKUKAN

Seringkali kita bertanya, idealnya periksa kadar gula kapan ya?

Pada orang sehat tanpa risiko, pemeriksaan kadar gula darah puasa, kadar gula darah 2 jam setelah makan, dan HbA1c sebagai kontrol gula rata-rata harian perlu rutin dilakukan setiap tahun sebagai check up rutin setelah berusia 30 tahun.

Pada orang sehat dengan risiko (ada keturunan kencing manis, baik dari ayah atau ibu; obesitas; lahir sebagai bayi besar; pola makan suka karbohidrat dan manis-manis tetapi tidak diimbangi olah raga), pemeriksaan kadar gula darah puasa, kadar gula darah 2 jam setelah makan, dan HbA1c sebagai kontrol gula rata-rata harian perlu rutin dilakukan setiap tahun sebagai check up rutin setelah berusia 30 tahun. Bila sudah mulai terjadi peningkatan kadar gula darah puasa, meskipun belum termasuk kriteria penderita diabetes, harus waspada dengan segera mengubah pola hidup (kurangi karbohidrat, kurangi manis, olah raga teratur dan terukur minimal 3 kali / minggu selama 1/2 – 1 jam) dan lakukan pemeriksaan gula darah puasa, gula darah 2 jam setelah makan, dan HbA1c secara rutin 3 bulan sekali.

Pada orang dengan toleransi glukosa terganggu (kadar gula darah puasa antara 100 – 126 mg/dL dan / atau kadar gula darah 2 jam setelah makan antara 140 – 200 mg/dL dan / atau HbA1c antara 5,7 – 6,5 %) pemeriksaan kadar gula darah puasa, 2 jam setelah makan, dan HbA1c perlu rutin dilakukan 3 bulan sekali atau sesuai petunjuk dokter.

Pada penderita Diabetes Mellitus (Diabetisi) pemeriksaan HbA1c perlu dilakukan minimal setiap 3 bulan sekali. Pemeriksaan kadar Gula darah puasa dan kadar gula darah 2 jam setelah makan penting diperiksa rutin:

  1. Menurut petunjuk dokter.
  2. Minimal 1 minggu setelah awal minum obat diabetes atau penggantian dosis atau jenis obat.
  3. Setelah target gula tercapai, rutin diperiksa setiap bulan.

CARA MAKAN SEHAT SAAT RAMADHAN

Di bulan yang suci ini sering kali terjadi “salah kaprah” soal makanan. Pengeluaran belanja bulanan membengkak, tetapi gangguan kesehatan terutama sakit tenggorokan dan gangguan pencernaan juga malah sering terjadi. Puasa di bulan Ramadhan seharusnya membuat tubuh menjadi sehat, segar dan bugar. Selain karena iman dan penghayatan, aturan berpuasa justru menjadi semacam “detok” bagi tubuh kita. Kadar gula darah terkendali, tekanan darah terkendali, kadar kolesterol menurun, dan tubuh menjadi segar. Dengan catatan, kondisi itu terjadi bila aturan makan benar.

  • Takjil. Setelah lebih dari 12 jam perut kita kosong tidak diisi cairan maupun makanan, kondisi lambung kosong kita hanya berisi asam lambung. Tubuh kita selama aktivitas di siang hari menggunakan energi yang berasal dari makan sahur, dan bila kurang, membongkar cadangan kalori yang tersimpan baik di bawah kulit, otot, maupun di hati. Perut yang lama kosong dan tenggorokan yang kering sangat baik bila di”cuci” dengan segelas air. Lalu, dalam kondisi ini, takjil saat berbuka yang wajib disantap adalah jenis makanan atau minuman yang mengandung kalori yang cepat dibongkar (bukan glukosa). Contoh makanan ini adalah kurma, atau buah-buahan segar, juga jus buah segar yang banyak mengandung fruktosa yang lebih cepat diubah menjadi energi. Kesalahan kita adalah:
    • Mengkonsumsi minuman/makanan manis tinggi glukosa seperti kolak, dawet, dan sebagainya. Energi dari glukosa akan dibongkar saat kita tidur dan malah menumpuk sehingga menyebabkan kenaikan berat badan.
    • Minum air dingin akan seperti menyiram air es ke wajan yang panas dan mengakibatkan iritasi lapisan tenggorokan karena perubahan mendadak ini, walaupun di awal terasa segar. Maka tidak jarang sering terjadi radang tenggorokan.
  • Makan malam. Setelah mengkonsumsi takjil, sangat baik bila tidak langsung santap besar. Makan malam dilakukan setelah sholat tarawih. Makan malam tidak boleh “kalap”. Makan malam dengan sedikit nasi tetapi banyak sayur sangat baik karena setelah itu aktivitas kita hanya tidur malam.
  • Makan sahur. Makan sahur wajib dilaksanakan, maka usahakan tidak terlambat bangun. Makan sahur bertujuan menyiapkan energi dan cukup cairan selama berpuasa. Makan dan minum sahur sangat baik bila disajikan hangat, karena makanan dan minuman hangat akan memperlambat pengosongan lambung, sehingga tidak mudah lapar. Jenis makanan yang dianjurkan adalah makanan yang lambat diubah menjadi energi seperti nasi goreng, rawon, soto, dengan lauk lengkap. Energi yang disediakan dari makan sahur akan siap 3 – 4 jam setelah makan sahur, dan itu pas dengan aktivitas kita. Tidak dianjurkan terlalu asin, karena akan mempercepat timbulnya rasa haus. Minum manis sangat dianjurkan seperti teh manis hangat atau susu hangat, atau kolak hangat. Keadaan akan berbeda bila setelah makan sahur berencana tidur kembali. Maka kebalikan dari itu semua yang dianjurkan. Supaya tidak terjadi gangguan pencernaan, maka minuman dingin dan makanan dingin yang dikonsumsi, sehingga mempercepat pengosongan lambung dan tidur dilakukan miring ke kanan. Dengan kondisi demikian maka perut “mbesesek” dan terasa sebah setelah bangun tidur pagi akan berkurang. Oleh karena itu, idealnya, setelah makan sahur, tidak tidur kembali, tetapi lakukan aktivitas ringan seperti bersih-bersih rumah, atau jalan pagi santai, niscaya tubuh akan bugar dan tidak lemas.

Nah, demikian tips Ramadhan kali ini. Semoga membantu. Pengeluaran keuangan keluarga tidak membengkak, malah jadi irit, dan tubuh menjadi sehat, bugar dan segar, ibadah pun barokah.

Selamat menunaikan ibadah puasa.

PAKET KOLESTEROL

Pemeriksaan paket Kolesterol terdiri dari pemeriksaan : Kolesterol Total, Kolesterol LDL, Kolesterol HDL, dan Trigliserida, ratio Kolesterol Total / Kolesterol HDL, Kolesterol Non-HDL, Skor Framingham.

Pemeriksaan Kolesterol Total merupakan pemeriksaan kolesterol “penyaring” (skrining). Pada kadar kolesterol Total yang meningkat, perlu dicari Kolesterol jenis yang mana yang meningkat, apakah kolesterol jahat atau kolesterol baik. Kolesterol jahat itupun harus dibedakan apakah kadar Kolesterol LDL yang meningkat atau Trigliserida yang meningkat, karena pengobatan untuk menurunkan kadar kedua jenis lemak itu berbeda.

Kolesterol LDL adalah kolesterol jahat. Sifatnya yang atherogenik menyebabkan terjadi timbunan plak di dinding pembuluh darah sehingga menyebabkan penyempitan pembuluh darah yang lama kelamaan akan menyebabkan pembuntuan. Pembuntuan di pembuluh darah otak menyebabkan stroke, dan pembuntuan di pembuluh darah jantung menyebabkan Penyakit Jantung Koroner.

Kolesterol HDL adalah kolesterol baik. Kolesterol HDL sebagai kendaraan akan membawa LDL untuk dibersihkan dari aliran darah dan dibawa ke liver.

Trigliserida banyak dipengaruhi oleh pola hidup, yaitu pola makan dan aktivitas fisik. Trigliserida adalah bahan Kolesterol LDL, oleh karena itu kadar Trigliserida yang tinggi merupakan salah satu faktor risiko juga terjadinya stroke atau Penyakit Jantung Koroner.

Ratio Kolesterol Total / HDL untuk menilai cukup tidaknya HDL sebagai kendaraan untuk membuang lemak jahat dari aliran darah. Semakin rendah ratio ini (< 5) semakin baik.

Kolesterol Non-HDL adalah jumlah semua kolesterol jahat.

Skor Framingham adalah nilai yang digunakan untuk menentukan risiko terkena Penyakit Jantung Koroner dalam 10 tahun ke depan. Skor ini berdasar jenis kelamin, umur, kadar Kolesterol Total, Riwayat hipertensi dan riwayat merokok.

Dengan paket pemeriksaan Kolesterol ini, kita dapat menilai bagaimana kondisi kita, memerlukan terapi penurun kolesterol atau tidak, dan dapat menilai risiko terkena Penyakit Jantung Koroner.

 

3 J (JUMLAH, JENIS, JADWAL)

Memang menakutkan divonis terkena “Diabetes Mellitus” atau yang disebut “Kencing Manis”.  Seolah-olah hidup telah berakhir dan ingin menolak bahwa diagnosa itu tidak benar, dan seterusnya. Penolakan ini yang mengakibatkan orang lalu bukannya mencari cara hidup dan pengobatan yang benar, tetapi malah menggunakan pengobatan alternatif yang “katanya” tetangga, paling manjur dan bisa sembuh. Padahal, dengan mengetahui jumlah, jenis, dan jadwal konsumsi, seorang “Diabetisi” (penderita Diabetes Mellitus) bisa hidup sehat, sesehat orang normal.

Dalam hal makanan, kita atur sebatas kurang lebih 1500 kalori per hari yang terdiri dari karbohidrat, protein, lemak dan serat. Jadwal makan (tidak harus makan nasi) kita atur tiap 3 jam sekali (3 kali makan besar dan 3 kali makan ringan). Menimbang bahan makanan sangat ideal sih, tetapi kalau malas, dikira-kira saja supaya tidak merepotkan dan tetap nikmat disantap (Lih. artikel “BATASI KARBOHIDRAT YUK !”).

Susu khusus untuk Diabetisi (Ct. Diabetasol) dapat diminum 2 kali sehari, per saji menyediakan 260 kalori. Snack bar khusus (Ct. Diabetasol Bar) dengan jumlah 90 kalori, dapat dijadikan makanan selingan. Sedangkan cereal khusus (Ct. Diabetasol Cereal) menyediakan jumlah 130 kalori dapat dikonsumsi sebagai menu sarapan.

Dalam hal olah raga,  kita lakukan secara teratur dan terukur. Kita pilih jenis olah raga yang bersifat “kardio” atau aerobik seperti jalan, jogging, bersepeda, atau yang paling baik adalah berenang. Bagi yang tidak bisa berenang, sekarang dijual pelampung punggung agar tetap bisa olah raga di dalam air. Olah raga ini dilakukan secara rutin 3 – 5 kali per minggu. Lama latihan antara 30 – 60 menit. Bila selama ini tidak pernah berolah raga, lakukan secara bertahap hari demi hari semakin meningkat dalam hal waktu dan intensitasnya.

Kontrol rutin kadar gula. Selain kadar gula darah puasa, kadar gula 2 jam setelah makan, juga sangat penting dilakukan pemeriksaan HbA1c, yaitu suatu pemeriksaan yang menginformasikan kepada kita berapa kadar gula rata-rata harian kita dalam 3 bulan terakhir. Kontrol gula darah puasa dan gula darah 2 jam setelah makan dilakukan sesuai petunjuk dokter, dan bila kadar gula sudah terkontrol, pemeriksaan dapat dilakukan sebulan sekali, bahkan lebih. Sedangkan pemeriksaan HbA1c dilakukan setiap 3 bulan sekali, atau bila sudah terkontrol, bisa lebih lama.