PARCEL LEBARAN PERSONAL EKSKLUSIF

GoLab tahun ini ingin membantu rekan-rekan memberikan parcel khusus kepada orang terdekat dengan mempedulikan kesehatan.

GoLab menyediakan 4 varian parcel :

  • Parcel Kolesterol
  • Parcel Diabetes
  • Parcel Hipertensi
  • Parcel Usia Indah

Masing-masing berisi bahan makanan / nutrisi pilihan bagi penyandang kondisi tertentu seperti Kolesterol tinggi, Diabetes Mellitus (kencing manis), Hipertensi (tekanan Darah Tinggi), dan untuk dewasa di atas 50 tahun (usia indah).

PAKET KOLESTEROL

Pemeriksaan paket Kolesterol terdiri dari pemeriksaan : Kolesterol Total, Kolesterol LDL, Kolesterol HDL, dan Trigliserida, ratio Kolesterol Total / Kolesterol HDL, Kolesterol Non-HDL, Skor Framingham.

Pemeriksaan Kolesterol Total merupakan pemeriksaan kolesterol “penyaring” (skrining). Pada kadar kolesterol Total yang meningkat, perlu dicari Kolesterol jenis yang mana yang meningkat, apakah kolesterol jahat atau kolesterol baik. Kolesterol jahat itupun harus dibedakan apakah kadar Kolesterol LDL yang meningkat atau Trigliserida yang meningkat, karena pengobatan untuk menurunkan kadar kedua jenis lemak itu berbeda.

Kolesterol LDL adalah kolesterol jahat. Sifatnya yang atherogenik menyebabkan terjadi timbunan plak di dinding pembuluh darah sehingga menyebabkan penyempitan pembuluh darah yang lama kelamaan akan menyebabkan pembuntuan. Pembuntuan di pembuluh darah otak menyebabkan stroke, dan pembuntuan di pembuluh darah jantung menyebabkan Penyakit Jantung Koroner.

Kolesterol HDL adalah kolesterol baik. Kolesterol HDL sebagai kendaraan akan membawa LDL untuk dibersihkan dari aliran darah dan dibawa ke liver.

Trigliserida banyak dipengaruhi oleh pola hidup, yaitu pola makan dan aktivitas fisik. Trigliserida adalah bahan Kolesterol LDL, oleh karena itu kadar Trigliserida yang tinggi merupakan salah satu faktor risiko juga terjadinya stroke atau Penyakit Jantung Koroner.

Ratio Kolesterol Total / HDL untuk menilai cukup tidaknya HDL sebagai kendaraan untuk membuang lemak jahat dari aliran darah. Semakin rendah ratio ini (< 5) semakin baik.

Kolesterol Non-HDL adalah jumlah semua kolesterol jahat.

Skor Framingham adalah nilai yang digunakan untuk menentukan risiko terkena Penyakit Jantung Koroner dalam 10 tahun ke depan. Skor ini berdasar jenis kelamin, umur, kadar Kolesterol Total, Riwayat hipertensi dan riwayat merokok.

Dengan paket pemeriksaan Kolesterol ini, kita dapat menilai bagaimana kondisi kita, memerlukan terapi penurun kolesterol atau tidak, dan dapat menilai risiko terkena Penyakit Jantung Koroner.

 

3 J (JUMLAH, JENIS, JADWAL)

Memang menakutkan divonis terkena “Diabetes Mellitus” atau yang disebut “Kencing Manis”.  Seolah-olah hidup telah berakhir dan ingin menolak bahwa diagnosa itu tidak benar, dan seterusnya. Penolakan ini yang mengakibatkan orang lalu bukannya mencari cara hidup dan pengobatan yang benar, tetapi malah menggunakan pengobatan alternatif yang “katanya” tetangga, paling manjur dan bisa sembuh. Padahal, dengan mengetahui jumlah, jenis, dan jadwal konsumsi, seorang “Diabetisi” (penderita Diabetes Mellitus) bisa hidup sehat, sesehat orang normal.

Dalam hal makanan, kita atur sebatas kurang lebih 1500 kalori per hari yang terdiri dari karbohidrat, protein, lemak dan serat. Jadwal makan (tidak harus makan nasi) kita atur tiap 3 jam sekali (3 kali makan besar dan 3 kali makan ringan). Menimbang bahan makanan sangat ideal sih, tetapi kalau malas, dikira-kira saja supaya tidak merepotkan dan tetap nikmat disantap (Lih. artikel “BATASI KARBOHIDRAT YUK !”).

Susu khusus untuk Diabetisi (Ct. Diabetasol) dapat diminum 2 kali sehari, per saji menyediakan 260 kalori. Snack bar khusus (Ct. Diabetasol Bar) dengan jumlah 90 kalori, dapat dijadikan makanan selingan. Sedangkan cereal khusus (Ct. Diabetasol Cereal) menyediakan jumlah 130 kalori dapat dikonsumsi sebagai menu sarapan.

Dalam hal olah raga,  kita lakukan secara teratur dan terukur. Kita pilih jenis olah raga yang bersifat “kardio” atau aerobik seperti jalan, jogging, bersepeda, atau yang paling baik adalah berenang. Bagi yang tidak bisa berenang, sekarang dijual pelampung punggung agar tetap bisa olah raga di dalam air. Olah raga ini dilakukan secara rutin 3 – 5 kali per minggu. Lama latihan antara 30 – 60 menit. Bila selama ini tidak pernah berolah raga, lakukan secara bertahap hari demi hari semakin meningkat dalam hal waktu dan intensitasnya.

Kontrol rutin kadar gula. Selain kadar gula darah puasa, kadar gula 2 jam setelah makan, juga sangat penting dilakukan pemeriksaan HbA1c, yaitu suatu pemeriksaan yang menginformasikan kepada kita berapa kadar gula rata-rata harian kita dalam 3 bulan terakhir. Kontrol gula darah puasa dan gula darah 2 jam setelah makan dilakukan sesuai petunjuk dokter, dan bila kadar gula sudah terkontrol, pemeriksaan dapat dilakukan sebulan sekali, bahkan lebih. Sedangkan pemeriksaan HbA1c dilakukan setiap 3 bulan sekali, atau bila sudah terkontrol, bisa lebih lama.

MAKAN MIE INSTAN?

Sudah sering kita mendengar hal-hal yang kita tidak tahu pasti kebenarannya tentang makan mie instan. Bahkan di medsos beredar video ataupun tulisan tentang mie instan yang kita juga tidak tahu pasti kebenarannya. Padahal, data mengatakan, penjualan mie instan di Indonesia sebesar 18,1 milyar bungkus per tahun!!! Yuk kita telaah…..

Kita mulai dari cara memasak: memasak mie instan dianjurkan sesuai dengan cara penyajian yang tercantum di belakang kemasan. Untuk mie instan kuah, jangan dibuang kuahnya. Justru di dalam kuah itu terkandung zat-zat gizi. Kita tahu mie instan kaya karbohidrat dan lemak, tapi rendah gizi. Oleh karena itu oleh produsen mie instan, dilakukanlah proses fortifikasi, yaitu penambahan zat gizi berupa vitamin dan mineral dalam proses pembuatannya. Nah, kalau direbus, sebagian zat gizi itu larut dalam kuah, maka jangan dibuang ya, Guys. Kata orang ada lilinnya! Nah, ini sungguh menyesatkan. Tidak ada lilin dalam pembuatan mie instan. Mengapa mie bisa kenyal, karena terbuat dari tepung yang mengandung gluten (hindari makan mie pada penderita alergi gluten atau pada penderita autisme). Menjadi berminyak dan terbakar kalau disulut api, karena dalam proses pembuatannya, mie instan digoreng dalam minyak panas sehingga awet tanpa bahan pengawet.

Kandungan Gizi: 1 bungkus mie instan mengandung kurang lebih total 300 – 350 kkal. Untuk porsi makan kita tanpa aktivitas fisik berat, cukup menyantap 1 – 2 bungkus mie instan. Di dalamnya terkandung karbohidrat 46 g, lemak total 12 g, dan protein 7 g. Terkandung juga vitamin A, B1, B6, B12, Niasin, Asam folat, dan zat besi, juga Natrium, yang diperoleh dari proses fortifikasi dan di dalam bumbu-bumbunya.

Lemak dan Natrium yang terdapat di dalam mie instan sudah melebihi 40 % kebutuhan harian kita. Oleh karena itu pada penderita hipertensi dan gangguan kolesterol, hati-hatilah dalam mengkonsumsi mie instan. Jangan terlalu banyak. Beberapa penelitian menyebutkan pemberian mie instan justru dapat memperbaiki kekurangan gizi (zat besi dan asam folat), terutama pada ibu hamil yang biasanya memang agak kesulitan makan karena mual pada masa awal kehamilan. MSG yang terdapat dalam mie instan cukup aman dikonsumsi tanpa menimbulkan efek samping.

Penyajian mie instan dengan dilengkapi bahan-bahan pangan yang lain tentu sangat dianjurkan. Dengan penambahan sayuran hijau (sawi, selada, atau bahkan bayam), wortel, tomat, protein hewani seperti ayam rebus suwir, atau telur, atau bakso daging sapi, mie instan dapat menjadi menu pilihan yang disukai anak-anak yang rewel makan dan tidak mau makan nasi. Gizi tercukupi dan masalah anak rewel penyuka mie instan terselesaikan. Jadi, Ibu-Ibu, anak kos, dan kid jaman now, jangan takut lagi menyantap mie instan.

Selamat menikmati.

MACARONI SCHOTEL

Macaroni Schotel termasuk masakan rumah utama di negara-negara Eropa Utara. Dimasak di dalam pinggan yang berbahan utama makaroni dan dicampur dengan telur dan susu dengan tambahan lain seperti daging, sayuran, atau ikan. Pada umumnya di atasnya ditaburi dengan keju dan/atau tepung roti (remah roti). Campuran ini dipanggang di dalam oven, dan dihidangkan dengan saus.

Di Finlandia, makanan ini disebut makaronilaatikko atau di Swedia disebut makaronilåda, merupakan makanan yang paling populer di sana. Makanan ini dapat sebagai pengganti kentang sebagai sumber karbohidrat.

Di Indonesia, makanan ini disebut macaroni schotel. Karena negara kita dijajah Belanda selama 350 tahun, maka makanan ini diperkenalkan oleh Belanda selama masa penjajahan. ‘Schotel’ atau ‘schaal’ berarti piring atau pinggan, berasal dari bahasa Belanda, merujuk pada wadah yang digunakan untuk mencetak makanan ini. Versi Indonesia, macaroni schotel dibuat dengan menggunakan keju dan daging (daging sapi asap, kornet, atau sosis, atau ikan tuna).

Resep dari Mevrouw Sophie ini menghadirkan macaroni schotel dengan cita rasa Indonesia yang tidak meninggalkan resep aslinya dengan bahan utama makaroni, susu, telur, keju, dan dengan campuran kornet, daging asap, dan sosis. 1 buah macaroni schotel buatan Mevrouw Sophie mengandung karbohidrat 50 kal, Protein 57,8 kal, dan lemak 168 kal, dengan total 275,8 kal. Sebagai camilan sore hari teman secangkir hot chocolate atau kopi atau teh tanpa gula, cukup makan 1 buah saja. Sebagai pengganti nasi,  makan macaroni schotel buatan Mevrouw Sophie ini bisa 2 – 3 buah.

Selamat menikmati…

 

 

SECANGKIR HOT CHOCOLATE & HATIPUN BAHAGIA

Anda pernah merasa tidak semangat? Merasa sedih tanpa sebab?

Cobalah secangkir hot chocolate, dan kesedihan akan berlalu. Mengapa begitu?

Selain rasanya yang nikmat, dark chocolate mengandung flavonoid, suatu bahan yang menurunkan risiko sejumlah masalah kesehatan seperti kanker dan penyakit jantung. Flavonoid termasuk antioksidan yang akan meningkatkan kesehatan jantung. Semakin tinggi kadar coklatnya (dark chocolate), semakin besar kandungan antioksidannya. Antioksidan ini sama seperti yang terkandung pada teh hijau maupun anggur merah. Menurut AHA (Asosiasi jantung di Amerika), antioksidan ini akan membantu menurunkan tekanan darah dan menurunkan kadar kolesterol “jahat”. Coklat juga mengandung lemak “baik” (cocoa butter).

Selain itu, coklat  mengandung serotonin yang dapat meningkatkan “mood”.  Serotonin adalah hormon “bahagia”. Mengkonsumsi coklat pada saat sebelum dan waktu menstruasi sangat banyak membantu para wanita. Selain serotonin yang terkandung dapat memperbaiki suasana hati, kandungan besi dan Magnesiumnya juga penting untuk membantu para wanita yang “bad mood” saat penyakit bulanan datang.

Ternyata, coklat pun mengandung sedikit kafein (0,2 – 0,7 %). Bandingkan dengan kandungan kafein pada biji kopi kering (1,2 %) dan daun teh (3 %). Kopi robusta mengandung kafein 40 – 50 % lebih banyak daripada kopi biasa. Sedikit banyak, kandungan kafein ini juga membantu untuk meningkatkan semangat dan gairah beraktivitas.

Bila kita mengkonsumsi coklat, otak kita akan memproduksi dopamin, suatu hormon “semangat”, sehingga dikatakan meminum secangkir coklat hangat akan mengurangi stres.

Jadi,.. kalau pasangan Anda lagi ngambek, ada baiknya untuk membelikan secangkir hot chocolate atau sebatang coklat atau es krim coklat, atau brownies.

Selamat mencoba…

PESTA PERAK MASA PENGABDIAN DI PERUSAHAAN

Sambil menenteng ijazah, tanpa pengalaman, Bejo mengajukan lamaran kerja di sebuah company. Ia menyerahkan diri untuk dipekerjakan, dididik, dan diatur oleh company itu. Ia memohon pekerjaan (kesibukan, kehormatan, upah, kedudukan, kepercayaan, passion) dengan imbalan: ia bersedia menyerahkan kebebasannya kepada company.

Ia bersedia dites, diwawancarai, diuji, dicobai (dalam masa percobaan), semata-mata supaya dia dapat diterima bergabung di company itu. Alhamdulillah, akhirnya Bejo dapat diterima sebagai ‘cakar’, calon karyawan. Selama tiga bulan selanjutnya, dia diperlakukan sebagai karyawan baru yang harus bekerja sebaik-baiknya, karena kalau sampai melakukan kesalahan, dia dapat diberhentikan sewaktu-waktu.

Status sebagai ‘calon’ ini membuat Bejo dan keluarganya, kerabat, bahkan para tetangganya bungah. Orang tuanya menyelenggarakan kenduri syukuran.

Ia sadar betul, dengan diterima di company, dia akan diberi banyak manfaat. Maka dia manut sepenuhnya pada setiap peraturan yang ditimpakan kepadanya. Kadang ia bahkan bersedia bertahan menerima perlakuan atasannya yang kurang kompeten. Itu semua demi sepaket imbalan.

Satu bulan berlalu. Bulan berganti tahun. Tahun berganti windu. Karir Bejo cemerlang. Bejo, banyak diberi oleh company. Oleh karena paket pemberiannya yang banyak, ia mendapat kepercayaan dari masyarakat, bahkan diterima oleh calon mertua karena pekerjaan dan gajinya yang mapan. Anak-anaknya bisa menuntut ilmu di luar negeri, berkat dana yang diberikan oleh company padanya.

Dia juga – telah dididik oleh company untuk menjadi – semakin pintar. Setelah itu, paket pemberian dari perusahaan semakin membengkak lagi. Ia diberi fasilitas, kepercayaan dan uang yang semakin banyak. Status sosialnya-pun makin  diperhitungkan. Wartawan berdatangan untuk menanyakan sakit flu yang dideritanya.

Terus begitu. Pendek kata, secara pasti ia terus-menerus ‘diberi’ oleh company, sehingga ia menjadi ‘manusia’.

Para senior menjadi tua, lalu pensiun. (Pada masa pensiun, para senior masih juga diberi uang pensiun oleh company, supaya martabatnya tetap terjaga. Mereka hanya punya hak – uang pensiun, tetapi tidak punya kewajiban sama sekali). Bejo diberi kedudukan yang lebih tinggi untuk menggantikan seniornya.

Syahdan 25 tahun kemudian.  Di sebuah ballroom hotel berbintang banyak. Ketika itu Bejo sudah benar-benar berbeda dari Bejo yang mengempit ijazahnya dahulu. Bejo telah menjelma menjadi seorang pemimpin company. Ia sudah berbeda sepenuhnya, karena selama 25 tahun telah diberi segalanya oleh company.

Dari sound system terbaik, suara panggilan Master of Ceremony menyebutkan nama Bejo dengan amat hormat. Secara cermat MC mengucapkan nama permandian, sederet jabatan, dan gelar-gelarnya (Bejo memang sering disekolahkan ke luar negeri, oleh company). Bejo bangkit berdiri dari barisan terdepan deretan sofa VIP, ia mengangguk sekeliling sambil menebar senyuman.

Ia memakai pakaian kebesaran yang bermerek (yang dibeli oleh gaji dari company), berkalung untaian 25 kuntum melati putih. Kemudian ia melangkah anggun ke depan. Langkahnya tertib sesuai dengan anjuran sekolah kepribadian yang pernah diikutinya (sebelum menjadi pejabat, ia diliburkan dan dibiayai oleh company, untuk mengikuti sekolah kepribadian di Negara maju).

Lalu ia menapaki tangga podium sambil menahan silau lampu-lampu blitz para wartawan. Di panggung, ia disambut oleh pelukan para pejabat yang berbaris membentuk pagar betis.

Suara MC merebut perhatian seluruh isi ballroom: “Kita sambut yang terhormat Bapak Direktur, Pimpinan Perusahaan… (dan seterusnya, panjang sekali). Hari ini kita merayakan penganugerahan lencana kesetiaan atas pengabdian yang terhormat bapak … (yang panjang itu) … karena beliau telah mengabdi di perusahaan ini selama 25 tahun!”.

Sebelum kalimat MC berakhir, tepuk tangan segenap hadirin bergemuruh, seakan mau menjebol ballroom mewah itu. Dari arah samping panggung, muncul dua orang mahasiswi kampus ternama. Mereka membawa nampan yang dihias secantik wajahnya. Tubuh ramping mereka terbungkus busana berkelas. Busana indah itu menggunakan sedikit kain, supaya tidak menutupi tubuh yang memang lebih indah.

Kedua gadis mempersilakan pejabat untuk menyematkan pin yang berbentuk angka 25, ke dada Bejo. Pin itu terbuat dari emas murni. Gemuruh tepuk tangan hadirin dihiasi kilatan lampu kamera memberondong menerangi panggung. Dari nampan gadis yang satu lagi, Bejo menerima beberapa amplop, dan sebuah kunci mobil. Semua dikemas dengan warna perak, warna tahun ke 25.

Bejo mengangkat tinggi-tinggi semua hadiah yang diberikan oleh company, ia memberi kesempatan kepada semua wartawan untuk memotret, mengabadikannya. Kemudian, sambil membawa hadiahnya ia melangkah menuju mimbar. Puluhan mike telah tertata rapi seakan menudingnya. Suasana hening. Para hadirin menahan nafas menunggu kata sambutan yang akan diucapkannya.

“Saudari dan saudaraku senasib dan seperjuangan. Pertama-tama, saya mengucapkan terima kasih atas kehadiran saudari dan saudara di tempat ini. Saya tercengang oleh pesta ini. Saya terkejut, karena mendapatkan hadiah sangat luar biasa ini. Saya terhenyak karena tiba-tiba kita semua libur, meninggalkan pekerjaan kita, demi menghormati acara saya ini. Terima kasih.”

“Pekerjaan ini milik Allah. Dia didirikan atas cita-cita luhur, dan atas ridhlo Allah. Tak seorangpun boleh merugikannya. Tidak juga para pemegang saham. Maka, saudari dan saudaraku tercinta, dengan rendah hati ijinkan saya merayakan ulang tahun ke 25 masa kerja saya di perusahaan ini, dengan cara saya. Apakah saudari dan saudara mengijinkan?”

“Mengijinkannnn”, bagaikan paduan suara, seluruh isi ballroom berteriak.

“Apakah saudari dan saudara bersedia ikut bersama saya merayakan ulang tahun masa kerja saya?” Kembali terdengar koor setuju.

“Baik. Terima kasih. Dengan penuh haru saya menerima kado pribadi yang saudari dan saudara berikan dengan tulus kepada saya. Terima kasih, sekali lagi, terima kasih.” Bejo berhenti sejenak, ia tampak hati-hati memilih kata-kata yang akan diucapkannya.

“Tetapi ijinkan saya melakukan koreksi pada kata ‘mengabdi’ yang tertera di banner itu.” Ia menoleh ke back drop di belakangnya. Event Organizer menempelkan ucapan selamat atas pengabdian Bejo selama 25 tahun. “Saya malu disebut sebagai orang yang mengabdi perusahaan ini.” Bejo tersenyum paksa. Seluruh hadirin terdiam, terkejut.

“Dua puluh lima tahun yang lalu, saya melamar kerja di perusahaan ini. Saya datang untuk mencari kerja. Saya mencari nafkah dan marwah. Saya sama sekali tidak bermaksud mengabdi. Saya diberi, bukan memberi. Saya telah menerima bayaran di depan, berupa kepercayaan dari perusahaan, kepercayaan diri, harga diri, status sosial, fasilitas, masa depan, tunjangan-tunjangan, plus harta berlimpah.”

“Saya memang pernah mengabdi, tetapi bukan di sini. Saya mengabdi di Panti Asuhan, mengabdi di masjid, di gereja. Sekali lagi, di sini saya tidak mengabdi, saya cari makan.”

Bejo memandang sekeliling, ia tidak mengharapkan anggukan persetujuan dari hadirin. Di deretan belakang tampak satu orang manggut-manggut. Tetapi tak jelas, karena dia setuju, atau karena gak paham blas.

“Selama 25 tahun, saya telah begitu banyak diberi oleh perusahaan ini. Lalu sekarang saya dirayakan dan diberi lagi. Apakah hadiah ini diberikan karena saya telah mau menerima pemberian perusahaan selama 25 tahun? Apakah tidak lebih elok kalau sekarang saya ganti memberi?” Ia menghela nafas, menurunkan intonasi suaranya.

“Kapada siapapun panitia perhelatan ini, saya ucapkan terima kasih. Tetapi ijinkan saya mengembalikan semua pemberian dari perusahaan yang saya terima hari ini. Sebagai seorang pimpinan, saya tahu betul kebutuhan perusahaan. Saya tahu semua permasalahannya. Saya hafal neraca keuangannya. Ijinkan saya mengembalikan semua hadiah ini sebagai aset perusahaan.” Ia berhenti sejenak. Tidak terdengar tepuk tangan. Hadirin ternganga seolah sedang melihat hantu raksasa.

“Lalu, seperti yang telah saya katakan, saya ingin merayakan 25 tahun masa kerja ini dengan cara saya.” Bejo mengangguk ke arah deretan kursi undangan. Seketika dari sofa VIP perempuan paruh baya berdiri dikawal dua orang pemuda yang memanggul benda terbungkus koran. Mereka bertiga naik ke panggung.

“Bersama keluarga saya, saya ingin mengucapkan rasa terima kasih kami, karena telah dihidupi oleh perusahaan ini selama 25 tahun. Saya ajak saudari dan saudara untuk berdoa bagi perusahaan kita.” Lalu Bejo sekeluarga berdoa di panggung. Mulut para hadirin komat kamit mengucapkan doanya masing-masing.

Kemudian Bejo membuka jas yang dikenakannya, menyingsingkan lengan kemeja, dan membuka bungkusan koran dibantu anak-anaknya. Sambil tersenyum anggun, istrinya menerima pembagian sekop dari tangan sang suami.  Tangan kiri Bejo menggenggam tangan istrinya, dan tangan kanan mengacungkan sekop sambil berkata. “Saudari dan saudara, hari ini kami berempat akan melakukan kerja bakti, memungut sampah plastik dan membersihkan selokan di lingkungan perusahaan kita. Siapa mau ikut?”

Bejo bersama keluarganya membawa sekopnya masing-masing, bergegas pergi ke selokan-selokan. Sejenak perhatiannya teralihkan oleh tulisan di koran pembungkus skop: “Pejabat yang telah ‘mengabdi’ negara selama puluhan tahun, akhirnya dipromosikan ke Cipinang, sebagai seorang pesakitan”.

PERLUKAH KOLESTEROL?

Akhir-akhir ini viral pernyataan di medsos tentang tidak perlunya lagi diet kolesterol, tidak perlu lagi minum obat kolesterol, dan sebagainya.

Terlepas dari persaingan bisnis obat anti kolesterol, bagaimana kita secara bijak menyikapinya?

Kolesterol merupakan bahan dinding sel makhluk hidup, juga bahan pembungkus saraf, bahan regenerasi otak, dan merupakan bahan pembuat hormon. Tidak salah bahwa kemudian informasi ini dipakai untuk menyerang bisnis obat anti kolesterol dengan tuduhan menyebabkan kepikunan, impotensi, dan sebagainya.

Pada konsensus internasional, masih disebutkan untuk pencegahan penyakit jantung koroner pada penderita kencing manis adalah menjaga kadar LDL (salah satu lemak jahat) kurang dari 100 mg/dL. Demikian juga pada update tentang gangguan lemak penyebab pembuntuan pembuluh darah (atherogenic dyslipidemia), Trigliserida (salah satu lemak jahat juga) berperan pada kejadian penyakit jantung koroner. Banyak data tentang LDL yang telah tercapai targetnya namun masih mengalami serangan jantung, sehingga Trigliserida juga harus dikelola tidak menunggu sampai kadarnya lebih dari 400 mg/dL (ACC AHA 2017).

Jadi perlukah diet kolesterol? Sampai saat ini masih dianjurkan untuk mengurangi makanan dengan kadar kolesterol tinggi seperti jerohan, santan dan minyak kelapa dengan pemanasan, susu penuh, mentega, keju, kuning telur, kaldu pekat, udang, cumi, kerang, kepiting, dan daging berlemak.

Perlukah mengkonsumsi obat anti kolesterol (golongan statin)? Kita harus melihat faktor risiko penyakit jantung koroner pada kita masing-masing untuk menentukan perlu tidaknya mengkonsumsi obat anti kolesterol.

Faktor risiko :

  • Merokok
  • Kadar HDL < 40 mg/dL
  • Usia (laki-laki ≥ 45 th, Wanita ≥ 55 th)
  • Hipertensi (TD ≥ 140/90 mmHg atau sedang dalam pengobatan hipertensi)
  • Riwayat keluarga serangan jantung usia muda (Laki-laki < 55 th, Wanita < 65 th)

Dengan menghitung jumlah risiko yang ada, maka dapat ditentukan apakah seseorang perlu mendapatkan terapi anti kolesterol atau tidak, berdasarkan kadar LDL nya.

Target kadar LDL :

  • Faktor risiko 0 – 1 : < 160 mg/dL
  • Faktor risiko ≥ 2 : < 130 mg/dL
  • Terdapat Penyakit Jantung Koroner atau Diabetes Mellitus : < 100 mg/dL
  • Terdapat Penyakit Jantung Koroner dan Diabetes Mellitus : 70 mg/dL

Bila target LDL belum tercapai, perlu dipikirkan pemakaian obat kolesterol. Apakah jangka lama minum obat kolesterol tidak merusak ginjal? Pertanyaan ini seringkali diajukan. Sampai saat ini, pemakaian obat kolesterol jangka lama tidak dilaporkan menyebabkan kerusakan ginjal. Pemakaian jangka lama akan membantu mengurangi plaque (plak) yang sudah terbentuk di dinding pembuluh darah. Pemakaian obat anti kolesterol jangka pendek tidak akan mengurangi plak yang sudah ada, hanya menurunkan kadar kolesterol dalam darah saat itu.

Jadi mari kita bijak menjaga kesehatan kita: Check up kolesterol rutin, menjaga makanan, dan tetap olah raga secara terukur dan teratur.

Salam sehat.

EGGTART

Eggtart atau disebut juga Custard Tart, merupakan snack khas Inggris dan Portugis, dan juga daerah jajahannya seperti Macau, yang terbuat dari puff pastry sebagai kulit luarnya dan bahan Custard nya terbuat dari keju cheddar olahan, keju parmesan, maizena, susu, telur, gula, dan vanilla.

Jajanan ini diperkenalkan di abad ke-13 sebagai dessert atau makanan penutup oleh rahib di biara Jerónimos Monastery di Lisbon. Diceritakan bahwa rahib tersebut berasal dari Perancis, di mana mereka belajar membuat kue (pastry) yang lezat. Setelah Revolusi Liberal di tahun 1820, rahib-rahib mulai menjual eggtart ke dekat pabrik gula. Di tahun 1834, biara Jerónimos Monastery tutup dan resep eggtart dijual. Tiga tahun kemudian, pemilik pabrik gula membuka Fábrica de Pastéis de Belém, sebuah tempat makan, di mana sampai saat ini kita masih bisa membeli eggtart dengan resep asli.

Bagian luarnya renyah, dengan isi di bagian tengahnya lembut. Rasanya manis gurih. Disajikan sebagai snack sore untuk menemani secangkir kopi tanpa gula sungguh sangat nikmat.

Snack ini kini bisa dinikmati dengan resep dari Ibu Sophie dengan takaran : 1 buah eggtart mengandung karbohidrat 58 kal, Protein 24 kal, dan Lemak 247 kal. Jadi, cukup makan 1 buah saja ya untuk camilan pagi atau sore hari.

BANG TOYIB

Rintihan Menyayat di Pohon Beringin

Pada suatu surup, ketika berjalan sendirin di antara Telogolele dan Telogosat, di pulau Sempu, sayup-sayup aku mendengar perempuan dan anak-anak rengeng-rengeng menyanyikan lagu dangdut “Bang Toyib” ciptaan Sandy Sulung.

Walau mereka cuma mendendangkan melodi tanpa kata-kata, tetap aja terdengar miris. Aku hafal syairnya. Lagu itu mengisahkan seorang istri dan anak-anak yang galau karena suami dan papa tercinta tak kunjung pulang: “…Bang Toyib, Bang Toyib, kenapa tak pulang-pulang. Anak-anakmu panggil-panggil namamu…”

Aku menoleh ke sekitar. Tidak tampak siapa-siapa. Tetapi semakin aku berjalan ke arah Telogosat, suara itu semakin jelas, bahkan dapat  kurasakan nada putus-asa yang dalam.

Mengikuti rasa penasaran, kucari sumber suara itu. Rasanya nada rintihan itu berasal dari sebuah pohon besar di depan sana. Maka aku bergegas mendatanginya. Benar saja. Sumber suara memang dari beringin besar itu, tetapi di atas.

Dengan amat susah payah, aku memanjatnya. Suara semakin jelas terdengar. Dan ketika menemukan para penyanyi lagu “Bang Toyib” itu, air mataku menetes. Menjadi jelas bagiku bahwa dua penyanyi yang ada di dalam pohon itu memang kelaparan, kehausan, dan akan segera mati.

Aku tahu bahwa “Bang Toyib” tercinta yang menafkahi mereka tidak akan pernah pulang. Karena lima ratus meter sebelum sampai ke tempat itu, aku melihat si suami,  dan  bapak anak itu, telah menjadi mayat. Luka tembak menganga di dadanya.

Burung jantan itu telah membusuk. Rupanya ia mati ketika sedang menunaikan tugas mulia, mencari nafkah. Ia belum terbiasa untuk mewaspadai moncong senapan pemburu. Pedih sekali membayangkannya.

Ketika mengerami anak-anaknya, induk burung Enggang, atau Rangkong, atau Hornbill dikurung di dalam lubang sebatang pohon besar. Untuk meng hindari bahaya dan udara dingin, mempelai jantan membangun rumah pohon dan menutup pintu dengan bahan dari campuran tanah liat. Loket kecil dibuat untuk memasukkan makanan kesukaan sang permaisuri. Lalu dia segera buka catering khusus untuk keluarga barunya.

Setiap hari ia terbang berkilo-kilo meter untuk men-delivery makanan, dan menyuapi sang kekasih dan anak tercinta. Naas, pada Kamis Kliwon kemarin manusia  menembak dadanya.

Dalam sekarat, ia membayangkan anak-istri di rumah, yang akan pelahan-lahan mati kelaparan.

ot rudarto